Kamis, 24 Maret 2011

Basis Gerakan Harta

Kita akan bicara tentang pergerakan. Pergerakan untuk melahirkan peradaban. Pergerakan yang kecepatan, percepatan, konsistensi, tidak diragukan. Semua itu perlu kreativitas dan inovasi gerakan. Kita akan bercermin dengan ’pergerakan’ Muhammad dalam membangun peradaban yang bernama MADINAH. Untuk mencapai percepatan yang maha tinggi, kita selayaknya ’menyontek’ gaya pergerakan Muhammad.
Muhammad sebagai Rasulullah. Sebelum menjadi nabi adalah seorang pebisnis. Kemampuannya tidak di ragukan. Hal ini, bukan hanya pada nabi kita. Sahabat-sahabat yang kita kenal sebagai tokoh politik sentral peradaban Islam pertama adalah pebisnis. Apakah hal ini sebagai ajaran dalam Islam bahwa untuk menjadi pemimpin Islam, sebelumnya harus membekali diri memahami permasalahan niaga dan penguasan pasar atau kekuatan ekonomi? Dalam sejarah kita, pasar tidak hanya melahirkan para pebisnis, tapi juga para ulama dan pemimpin kita.
Di waktu yang sama. Kita lihat bagaimana seekor naga menari, yang bernama cina. Bergerak melakukan percepatan tinggi mengalahkan Amerika. Di saat yang sama. Kita bertanya. Kenapa kita tidak bisa? Ada apa dengan kita?
Basis gerakan harta merupakan hal penting dalam membangun peradaban. Kenapa Allah memilih Yatsrib bukan tempat lain di jazirah Arab? Kenapa Muhammad membangun pasar setelah Masjid? Kenapa ada ikatan persaudaraan antara Muhajirin dan Anshor? Kenapa sahabat yang menggerakkan perpolitikan dan pengembangan da’wah dari kalangan pebisnis? Dan kenapa Islam di bawa ke Indonesia oleh kalangan pebisnis Muslim?
Kita akan menjawabnya satu persatu.


Tulisan yang ter-inspirasi kado Ulang tahunku ”Cucuran Air mata”
Sebelum berangkat ke Semarang
Pukul 16 : 50
Sabtu, 30 Oktober 2010
Di Baitul El Fath, Bandung

PEMUDA MILITAN

Mari kita sejenak merenungi kembali sejarah bangsa ini. Bangsa yang di bangun dari tulang belulang pemuda-pemuda Pertiwi. Tanah subur yang di sirami darah anak-anak negeri. Semua bangun, berdiri, berlari demi kebebasan Peradaban kita, Indonesia. Siapa yang punya ide agar bangsa ini merdeka?? Jawabannya adalah PEMUDA. Ya, kita PEMUDA. Dan ku menyebut mereka, PEMUDA MILITAN.
Sejarah besar selalu di bangun oleh para PEMUDA. Siapa yang bersumpah menyatukan Nusantara? Gajah Mada, pemuda yang mengucapkan sumpah Palapa-nya. Di sejarah negeri ini tidak mengenal adanya Sumpah orang tua, adanya ’Sumpah Pemuda’, 1908. Di kamar mungil, seorang mahasiswa bermimpi akan kemerdekaan bangsanya. 20 tahun kemudian impiannya baru tercapai. Siapa pemuda itu? Soekarno, Presiden kita. Hatta yang bersumpah ”tidak akan menikah sampai indonesia merdeka”. Dan, kejatuhan setiapa rezim, selalu di motori kumpulan Pemuda. Bangsa ini di gerakkan oleh pikiran-pikiran besar anak-anak negerinya. Terlalu banyak bila kita harus menyebutkan satu persatu pemuda-pemuda terbaik bangsa ini. Lalu bagaimana dengan kita???
65 tahun kita merdeka secara fisik. Semua itu hasil dari kerja keras dan pikiran-pikiran besar pemuda ”kemerdekaan”. Mereka telah menyelesaikan tugasnya pada zamannya. Menyatukan anak-anak negeri. Memberontak atas kebebasan bangsa.Tapi, kita belum merdeka seutuhnya. Dan tugas kita lah untuk menyelesaikannya. Untuk itu di perlukan pemuda-pemuda yang berpikir dan berjiwa besar, serta berjiwa militan.
Pemuda Militan, bukan berarti kita mengangkat senjata atau teroris. Dalam buku The Celestial Management dapat di maknai sebagai orang yang memiliki semangat tinggi dalam memperjuangkan apa yang di yakininya. Bahkan dia siap mengorbankan harta dan jiwanya. Siapa yang meragukan militansi Bung Karno, Bung Hatta dan kawan-kawan? Mereka korbankan apapun untuk mengusir penjajah. Daya juang mereka tak habis di makan usia. Dan kita tak pernah lupa bagaimana jenderal kita, Sudirman. Walaupun dalam keadaan sakit dan harus ditandu. Beliau tetap memimpin gerilya. PENYAKIT takluk oleh ambisi perjuangannya untuk merdeka.
Minimal, ada tiga ciri yang dapat diidentifikasi pemuda militan. Pertama, sebagai aktivis yang selalu pro-aktif. Saat melihat problem yang ada. Segera menyelasaikanya secepat dan setepat mungkin. Kita semakin jarang melihat para aktivis sejati. Kedua, aktivis yang memiliki militansi tinggi takkan pernah berhenti berjuang. Kemenangan itu melalui proses panjang. Itu yang diyakininya. Ketiga, memiliki jiwa strong leadership ( kepemimpinan kuat) dan visioner. Dengan itu ia dapat menentang intervensi yang merugikan rakyat. Hanya seorang pemimpin visioner yang mampu melihat masa depan, fokus, konsisten, dan ber-orientasi pada hasil.
Pemuda militan adalah sebuah keniscayaan bagi bangsa ini. Bila bangsa yang besar ini ingin terkenang sebagai ’Peradaban maha Dahsyat pada abad 21-22’. Tertawalah bagi yang ingin tertawa atas tulisan saya ini.
Mari kita jujur. Perbaikan atau revolusi bidang apa sih yang di perlukan negeri kita ini? Agar minimal bangsa ini ’sebesar’ China dan India ( Bharat ) saat ini dan kedepannya. Secara otomatis kita akan segera terpikir dalam bidang politik, ekonomi, militer, sosial-budaya, iptek dan lain-lain. Inilah amanah yang harus diselesaikan oleh pemuda militan.
Sejenak, ada yang menanyakan. Siapa pemuda militan itu?
Mereka ada disini. Mereka bersama kita. Mereka ada di sekeliling kita. Sampai-sampai kita tidak sadar mereka ada di dekat kita. Mungkin saja yang membaca tulisan ini. Pemuda militan itu adalah, Kau, Dia dan Aku !!!

Rabu, 27 Oktober 2010
Pukul 17:20
di Baitul El-Fath, Gegerkiara 20

Kata Mutiara Al Makmun, Khalifah Abbasiyah

Sesungguhnya manusia itu menjadi lebih baik lantaran akalnya. Andaikata bukan karena itu maka tidak ada bedanya antara dagng yang satu dengan daging yang laindan antara darah yang satu dengan darah yang lain.
Para penjahat itu berharap aku memaafkan mereka agar hilang rasa takut mereka, dan agar kebahagian masuk ke dalam hati mereka.
Bagiku menang dalam adu argument lebih kusukai daripada menang dalam adu kekuatan karena kemenangan dengan kekuatan akan lenyap bersama lenyapnya kekuatan. Sedangkan, kemengan dalam argument tidak bisa dilenyapkan oleh apa pun.
Barangsiapa yang tidak mengharagai niat baikmu maka dia tidak akan mesyukuri perbuatan baikmu.
Alangkah buruknya orang yang bersikeras untuk mencapai kekuasaan. Lebih buruk dari itu adalah kejengkelan para hakimsebelum dia memahami suatu perkara dengan jelas. Lebih buruk dari itu adalah kepicikan para ahli fikih tentang agama. Lebih buruk dari itu adalah kekikiran orang kaya, serta sendau gurau orang tua, kemalasan anak muda, dan pengkhianatan seseorang yang berada di medan perang.
Orang yang paling zalim kepada dirinya sendiri adalah orang yang mendekat kepada orang yang menjauhinya, merendahkan diri kepada orang yang tidak menghormatinya, dan menerima pujian dari orang yang tidak mengenalnya.
Demi Allah, sesungguhnya aku merasakan kenikmatan ketika aku memaafkan manusia hingga aku khawatir maaf yang kuberikan itu semata rasa nikmat tersebut sehingga aku tidak mendapatkan pahala dari Allah. Andaikata manusia tahu bahwa aku mencintai maaf, mereka pasti akan mendekati dengan kesalahan.
Catur dapat menajamkan pikiran
Lagu yang paling merdu adalah lagu yang membuat pendengarnya senang dan gembra, baik lagu itu benar atau salah.
Tidak ada satu kesulitan pun yang menimpaku, kecuali disebabkan kejahatan para pejabat.
Tidak ada penjelajahan yang lebih indah daripada menjelajahi alam pikiran manusia
Sungguh meletihkan siasat seseorang yang apabila dia maju maka maksudnya adalah untuk mundur, dan apabila dia mundur maka maksudnya adalah untuk maju.
Sebaik-baiknya tempat duduk (majelis) adalah yang bisa memandang manusia.
Manusia itu ada 3 macam. Pertama, manusia yang seperti makanan. Ia harus dimakan dalam kondisi apapun. Kedua, manusia yang seperti obat. Dia dibutuhkan ketika sedang sakit. Ketiga, manusia yang seperti penyakit. Ia disukai sepanjang zaman.

Sabtu, 19 Maret 2011

Malam Inspirasi

Malam ini ku merasa gundah. Entah, gundah itu muncul begitu aja. Rasanya BETE. Berbicara dengan siapun. Sejak tadi siang !!!
Kegundahan itu hilang. Sebabnya ada pencerahan yang luarbiasa dari seseorang. Yang baru ku kenal. Baru akrab. Dan rasanya seperti kakakku sendiri. Yang mengerti tentang aku. Jujur, baru kali ini aku terbuka dengan orang lain. Dia termasuk.
Katanya,” Persiapkan dari sekarang agar hal yg imad takutkan tidak terjadi. Imad kan suka nulis dan bisnis. Kembangkan dari sekarang. Jangan melihat mereka yg menurut imad gagal. Tapi lihat lebih banyak ikhwah yg berhasil setelah kuliah. Yang gagal bagian yg harus dipelajari. Yang berhasil bagian yg harus diteladani. Imad punya jalannya sendiri. Dan semuanya ditentukan saat ini. Buang kebingungan …
Ambilah optimis … Terus belajar …”
Ada semacam motivasi dari kata-kata itu. yang membuatku makin mengerti. Apa yang harus kulakukan.” Bila sekarang kamu bingung, maka masa depanmu juga akan bingung.” Katanya. Sebuah pernyataan yang sangat mengena, menghujam ke dada. Malam ini aku mendapatkan kacamata baru, persepsi baru.
Walaupun banyak kita habiskan dalam ejekan demi ejekan. Tapi, menyenangkan. Seluruh masalahku perlahan hilang. Kata yang besar. Hebat.
Dan ku katakan impianku yang besar. Impian untuk syahid di Jalan Allah. Insyaallah terkabul do’aku. Aamiin. Dan jalan Jihad adalah jalan yang paling indah. Jalan para kelompok kecil dari bagian kecil umat ini.
Thanks for “kawan”…
^_^

Kamis, 23:00
13 Januari 2011…
Gegerkiara 20, Sukasari, bandung…

Intelejen

Beberapa hari ini aku membaca buku sejarah perang. Selama ku amati, ada begitu banyak hikmah yang didapat. Mereka yang memenangkan perang memiliki sesuatu yang lebih dibandingkan lawannya. Ada yang lebih dalam intelejennya, inovasi persenjataan, manajemen militernya, dan semangat pasukannya. Sebuah fakta yang harus kita telaah lebih dalam lagi.
Kemaren ku membaca buku tentang intelejen yahudi. Ada sesuatu yang membuatku tergelitik. Oleh semua muslihat mereka untuk menang mendirikan Israel Raya. Pada tahun 50-an, mereka memiliki agen sebanyak 12.000 orang, sekarang tak tau berapa jumlah agen mereka? Bila aku boleh mengagumi. Maka aku kagum dengan semua usaha dan kecerdikan mereka. Ada seorang intelejen. Yang sampai tanggal dan tempat lahirnya tak diketahui. Rahasia yang dijaga sampai mati.
Intelejen merupakan alat yang digunakan dalam memenangkan perang. Kerajaan – kerajaan besar senantiasa menggunakan tenaga para intelejen untuk mengumpulkan informasi musuh. Sampai sekarang Negara-negara maju senantiasa menggunakan mereka. Bahkan, sampai dibuat sebuah lembaga tersendiri seperti FBI, MOSSAD, KABIN, dll.

Di PKM UPI
Pikiran yang dipenuhi pikiran
16:21
Jum’at, 7 Januari 2011.
Kampus Bumi Siliwangi

8 Nasehat Donald J. Trump

Kelilingi Diri anda dengan Keindahan

5 aspek terpenting yang harus dipertimbangkan saat membuka usaha kecil untuk visi global :
1. Kenali pasar.
2. Lakukan riset.
3. Percayai naluri.
4. Bersiaplah bekerja setiap hari dengan kapasitas 100%.
5. Jangan pernah menyerah. Beersikaplah tegar dan gigih.
Keindahan adalah hadiah bagi mereka yang bekerja keras.
Jika anda terus bersentuhan dengan target anda, dengan menvisualisasikan target tersebut, kemungkinan besar target itu akan terwujud dengan indah.
Jika anda membutuhkan bantuan orang lain, buat daftar siapakah mereka dan bagaimana anda dapat menghubungi mereka. Jika membutuhkan pengetahuan, pelatihan, atau kualifikasi tambahan, identifikasikanlah.
Rancanglah rencana mendetail dan terapkan secara sistematis. Buatlah sebuah rencana cadangan yang dapat anda gunakan jika upaya pertama gagal.

Negosiasi Untuk Menang

Jika anda ingin mengetahui yang sebenarnya, cobalah untuk memangkas agen dan langsung ke pemilik.
Saya percaya bahwa kunci menuju kesepakatan adalah persuasi, bukan kekuasaan. Persuasi adalah bentuk tertinggi diplomasi – kemampuan meyakinkan orang untuk menerima gagasan anda. Jangan paksa orang untuk menerima gagasan anda, karena itu hanya akan membawa kepada bencana.
Buatlah orang mengira bahwa putusan itu adalah milik mereka, sehingga mereka merasa memiliki kekuasaan dan kendali lebih besar.
Tujuan anda adalah membuat lawan merasa sebagai mitra, bukan korban.
Presentasikan ide anda dengan cara yang tidak akan mengintimidasi lawan atau membuat mereka merasa dipaksa menyerah.
Dalam negosiasi yang sukses, semua pihak seharusnya merasa puas.
Inti negosiasi adalah persiapan. Negosiasi bukanlah sebuah proses misterius, proses ini dapat menyenangkan.
Ingat aturan utama negosiasi : Pemilik emas adalah pihak yang memegang kendali.
Untuk lebih jelasnya baca bab Negosiasi untuk Menang pada halaman 125.

Bekerja dengan Orang – orang yang Anda Sukai

Manajemen menjadi jauh lebih mudah jika anda berhati-hati memilih karyawan dan rekanan anda.
Beri teladan, anda pasti akan menjadi magnet bagi orang yang tepat. Ituah cara terbaik untuk bekerja sama dengan orang yang anda sukai.
Para pemimpin yang baik menentukan tim yang mereka bangun.
Jika anda memilih pemain terbaik dan menjadi teladan, tahun – tahun ke depan akan cerah.
Bayangkan bisnis anda sebagai sebuah tim dan setiap karyawan sebagai anggota tim yang memiliki peran khusus. Lalu, tentukan masing-masing peran itu.
Rakit sebuah grup inti di sekeliling anda; ciptakan sebuah tim hebat. Isi grup itu dengan orang – orang yang unggul dalam peran mereka, yang memahami kebutuhan perusahaan dan yang anda sukai.
Sadarilah bahwa setiap karyawan baru adalah sebuah perjudian. Latar belakang meyakinkan tidak menjamin karyawan tersebut akan menunjukkan kinerja bagus. Tapi kadang demikianlah adanya.

Di mana ada Kemauan, Di situ ada Kemenangan


Biarkanlah sikap positif menonjol dengan bersikap gigih secara positif.
Tetap positif setiap hari. Jika tidak, semua orang akan berpendapat bahwa anda tidak akan sukses.
Percaya pada diri sendiri, pancarkan kepercayaan diri, dan salip pesaing anda. Proyeksikan diri anda dalam gambaran mereka dan ganggu status quo mereka.
Lepaskan diri dari zona nyaman anda dengan bergerak maju dengan kekuatan dan momentum yang diciptakan pikiran positif.

Melawan Arus

Jangan takut mengambil resiko, lakukan apa yang anda cintai, dan desain jalan anda sendiri.
Tanyakan pada diri sendiri apakah yang sedang dilakukan saat ini adalah sesuatu yang anda inginkan dan memang tepat bagi anda.
Ukur diri anda dengan membandingkan perasaan, ambisi, kebutuhan, dan tujuan anda sendiri, bukan orang lain.
Abaikan ekspektasi orang lai. Pertahankan pilihan anda di hadapan teman, keluarga, guru, kolega, dan mereka yangmengira lebih tau apa yang terbaik bagi anda. Manfaatkan energy anda sendiri.

Uang Tidak selalu Menjadi Segalanya

Uang dapat menjadi rapor, tapi bukan nilai akhir.
Pandang uang sebagai bagian dari imbalan keberhasilan.
Saya percaya bahwa jika tetap setia pada keyakinan kita dan bekerja dengan tekun, kebaikan akan datang.
Pertimbangakan nilai penting hidup anda dalam hal kontribusi dan pemenuhan kepuasan anda.
Kerjakan proyek yang akan membuat anda merasa bangga dan yang akan memberi kepuasan. Buatlah pekerjaan anda memiliki makna bagi sebanyak – banyaknya aspek, termasuk memberi dan membantu orang lain.
Kenakan biaya sesuai nilai anda. Jika anda memang bagus, mintalah biaya yang sesuai. Imbangi biaya anda dengan kualitas yang diberikan dan cobalah menjadi orang dengan bayaran tertinggi.

Belajar itu Menyenangkan


Jangan pernah memandang pembelajaran sebagai sebuah beban atau tugas. Belajar mungkin membutuhkan kedisiplinan, tapi belajar juga dapat menjadi sebuah petualangan yang merangsang dan menggairahkan.
Buatlah daftar dan pelajari bidang yang mungkin menjadi titik lemah anda atau mungkin ingin anda ketahui. Lihat topik – topik yang selalu anda hindari atau yang berada di luar bidang keahlian anda.
Tidak ada yang lebih dibenci orang dari pada seseorang yang selalu pamer pengetahuan. Lama – kelamaan orang akan berhenti mendengarkan, namun mereka tidak akan pernah lupa bahwa orang tersebut sungguh membosankan.

Melihat Secara Menyeluruh


Bersiaplah untuk perubahan.
Kelilingi diri anda dengan orang – orang terbaik, data masukan mereka, dan dengarkan saran mereka.
Pasang target untuk menciptakan sebuah bisnis yang akan menjadi sebuah kesuksesan untuk bertahun-tahun.
Perkuat kelemahan anda, isi kekosongan anda, dan jelajahi bidang baru. Tapi jangan abaikan atau membiakan kekuatanyang sudah ada terkikis.
Jangan stagnan, berpuas diri, atau terlena, sesukses apa pun anda. Sikap setengah-setengah tidaklah cukup; klien dan pelanggan anda layak mendapatkan lebih – mereka layak mendapatakan yang terbaik dari anda.

Mari Kita Buang Baju Keluguan !!!

Bila aku membaca buku. Buku sejarah kita. Umat Islam. Aku mendapati musuh-musuh kita sangat licik. Oleh karena itu kita harus cerdik menghadapi mereka. Bila mereka seperti ular, maka kita harus seperti belut yang licin. Yang sulit di tangkap. Kita harus cerdik menggunakan segala trik untuk menghadapi mereka.
Sempat terpikir olehku untuk menggunakan segala cara. Untuk mencapai kebesar dan kejayaan Islam. Dan kalau perlu kita harus punya intelejen yang masuk ke sistem mereka. Menghancurkan semua agenda mereka. Kita masuk agar kita tau informasi-informasi yang berbahaya terhadap kita.
Setiap kali aku membaca buku-buku tentang kondisi kita. Aku menangis. Kenapa kita begini?
Konspirasi mereka kuat! Masuk kelini-lini kita. Tapi, ku yakin kita bisa mengalahkan mereka dengan muah. Dengan keyakinan yang besar. Kita bisa ! kita punya ideologi buatan Allah yang takkan kalah oleh zaman. Kita punya cara-cara baru yang akan memporak-porandakan ke-thagut-an mereka.
Kita harus mem biasakan berpikir dan bertindak. Kita harus punya tradisi ini. Kita harus memiliki trik-trik yang tak mudah dibaca musuh-musuh kita. Kita harus masuk kedalam wajihah-wajihah mereka. Kita akan kuasai dunia ini. Dengan apa yang kita pikirkan. Aku yakin kita mampu. Insyaallah.
Akhi, mari kita buang baju keluguan kita. Mari kita lebih cerdik. Lebih licin dari yang mereka duga. Lebih halus dari prasangka mereka. Sangat cerdas, sehingga anggapan mereka salah dengan sangat nyata. Kita buat baju keluguan yang selama ini terpakai. Kita harus mampu melakukan ini. Apapun yang terjadi.

Saatnya kita buang baju keluguan
Mari kita pakai baju kecerdikan
Mari kita gunakan segala cara untuk kejayaan agama
Yang lahir dari Allah, Tuhan semesta.
17:17
Jum’at, 31 Desember 2010
Di Baitu Elfath
Bandung....